MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPD BAMAGNAS) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu berharap organisasi lintas gereja tersebut tidak hanya menjadi wadah koordinasi pelayanan, tetapi juga berperan aktif memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, hingga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Jumat (24/7), dan dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Mahulu, Gerry Gregorius, yang mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan.
Prosesi pelantikan dipimpin Ketua DPW BAMAGNAS Provinsi Kalimantan Timur sekaligus Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Dr. Yulianus Henok Sumual. Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Marius Richie Klau resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD BAMAGNAS Kabupaten Mahulu bersama jajaran pengurus periode 2026–2031.
Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan, penandatanganan berita acara, penyerahan bendera pataka kepada ketua terpilih, hingga doa pengutusan sebagai tanda dimulainya masa pelayanan kepengurusan baru.
Membacakan sambutan Bupati Mahulu, Gerry Gregorius mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan ketulusan, kebijaksanaan, dan semangat melayani.
“Susunlah pembagian tugas secara efektif dan libatkan seluruh departemen sesuai bidangnya. Bangun komunikasi yang terbuka, serta tempuh setiap keputusan melalui musyawarah,” ujarnya.
Menurutnya, BAMAGNAS harus menjadi rumah bersama bagi seluruh gereja di Mahulu. Perbedaan denominasi maupun tradisi pelayanan tidak boleh menjadi sekat, melainkan menjadi kekuatan untuk saling menghormati, mempererat persaudaraan, dan membangun pelayanan yang lebih luas.
Pemkab Mahulu juga berharap BAMAGNAS mampu mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial melalui pelayanan keagamaan, pembinaan generasi muda, hingga pemberdayaan ekonomi warga gereja.
Selain itu, pemerintah menyatakan siap membuka ruang komunikasi terhadap berbagai program yang diusulkan BAMAGNAS, mulai dari penguatan legalitas rumah ibadah, pengembangan sarana organisasi, penyediaan lahan pemakaman, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah daerah terbuka untuk mempelajari program tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Setiap bentuk dukungan perlu dilaksanakan secara tertib, dapat dipertanggungjawabkan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Di tengah perkembangan teknologi informasi, BAMAGNAS juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Kedekatan para pemimpin gereja dengan jemaat dinilai menjadi modal penting untuk menguatkan nilai toleransi, mencegah perpecahan, serta mengedukasi masyarakat agar bijak memanfaatkan media digital.
Mengakhiri sambutan, Bupati melalui Gerry Gregorius menyampaikan apresiasi kepada DPW BAMAGNAS Provinsi Kalimantan Timur, panitia pelaksana, para pemimpin gereja, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelantikan tersebut.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan rendah hati, membangun sinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, sehingga setiap program yang dijalankan tidak hanya memperkuat pelayanan gereja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan persatuan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Mahulu AKBP Roni Wijaya, Ketua Komisi II DPRD Mahulu Gohen Merang Sapulete yang mewakili Ketua DPRD Mahulu, Perwira Penghubung Kodim 0912/Kutai Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Mahulu Longginus, para tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.



