Kamis, 6 Agu 26 13:15 WITA

Reses DPRD Ungkap Beban Hidup Warga Hulu, Harga Beras Capai Rp800 Ribu per Karung

Ketua DPRD Mahakam Ulu Devung Paran saat melaksanakan reses di Kecamatan Tiong Ohang
by mhkr

MAHAKARA.ID, LONG APARI – Tingginya harga kebutuhan pokok masih menjadi persoalan utama masyarakat di wilayah paling hulu Kabupaten Mahakam Ulu.

Temuan tersebut disampaikan Ketua DPRD Mahulu Devung Paran setelah melakukan reses di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Menurutnya, harga beras di kawasan tersebut kini berkisar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu per karung, sementara harga bensin sudah mencapai Rp35 ribu per liter.

“Kondisi ini sudah hampir satu tahun dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan tingginya harga dipengaruhi mahalnya ongkos distribusi karena seluruh pasokan barang masih bergantung pada transportasi sungai.

Saat musim kemarau, jalur pelayaran menjadi semakin sulit dilalui sehingga biaya logistik meningkat tajam.

Karena itu, Devung menilai pembangunan jalan menuju Long Pahangai dan Long Apari menjadi solusi yang tidak bisa lagi ditunda.

“Kalau jalan terbuka, biaya distribusi turun. Harga barang otomatis akan lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.

Berita Terpopuler

Berita Terkait
Agustus 23, 2026

Mahulu Belum Punya Kantor Pertanahan, Lima Putra Daerah Disiapkan Jadi SDM Pertanahan

#Daerah
Agustus 23, 2026

Belanja Mahulu 2027 Capai Rp1,47 Triliun, Pemkab Ingatkan OPD Jangan Kejar Serapan

#Daerah
Agustus 22, 2026

Pemkab Mahulu Cari Titik Tengah Tarif Listrik PLTS, Murah bagi Warga tapi Tetap Bisa Bertahan

#Daerah
Agustus 21, 2026

Kemarau Bikin Ongkos Angkut ke Hulu Mahulu Jutaan Rupiah, 9,7 Ton Bantuan Mulai Dikerahkan

#Daerah