MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Kapolres Mahakam Ulu AKBP Roni Wijaya menyatakan akan melanjutkan program-program yang telah dijalankan pejabat sebelumnya. Di saat bersamaan, ia menetapkan pemberantasan peredaran narkoba sebagai salah satu prioritas selama memimpin Polres Mahakam Ulu.
Pernyataan itu disampaikan seusai acara pisah sambut Kapolres Mahakam Ulu di Markas Polres Mahulu, Selasa (14/7/2026).
Menurut Roni, Polres Mahulu akan tetap mendukung pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan.
“Semua program yang baik dari kapolres terdahulu akan saya lanjutkan. Fokus kami membantu pemerintah daerah menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pembangunan di Mahakam Ulu dapat berjalan lebih baik,” kata Roni.
Ia mengatakan perhatian khusus akan diberikan pada penanganan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Menurut dia, informasi mengenai masih adanya peredaran narkotika di Mahulu harus direspons melalui penegakan hukum.
“Saya ingin Mahakam Ulu bebas dari narkoba. Kalau memang ada peredaran narkoba di sini, akan kami lakukan penegakan hukum. Tidak ada yang main-main, termasuk anggota kepolisian. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai hukum,” ujarnya.
Roni menilai penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba diperlukan untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari dampak penyalahgunaan narkotika.
Selain penegakan hukum, ia meminta dukungan masyarakat dan media massa untuk menjaga situasi keamanan di Mahakam Ulu.
“Saya mohon dukungan dari teman-teman media. Mari kita bersinergi dengan pemerintah daerah agar Mahakam Ulu semakin baik ke depan,” katanya.
AKBP Roni Wijaya merupakan putra Dayak Manyaan asal Kalimantan Tengah. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006 itu sebelumnya bertugas di Direktorat Intelijen Keamanan Polda Kalimantan Timur setelah berdinas di Polda Kalimantan Tengah. Ia kini menggantikan AKBP Eko Alamsyah sebagai Kapolres Mahakam Ulu. (*)


