MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Kepastian Mahakam Ulu tidak memperoleh bantuan keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini maupun tahun depan tidak menyurutkan upaya DPRD Mahulu memperjuangkan pembangunan jalan menuju wilayah hulu.
Ketua DPRD Mahulu Devung Paran mengatakan pihaknya kini mengandalkan dukungan pemerintah pusat agar pembangunan jalan Long Bagun–Long Apari tetap berjalan.
“Kami tidak berhenti hanya karena tidak ada Bankeu. Kami langsung menyampaikan proposal ke DPR RI dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional,” katanya, Minggu (2/8/2026).
Menurut Devung, proposal tersebut telah diteruskan kepada Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur hingga Menteri Pekerjaan Umum.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Ekti Imanuel agar pembangunan jalan perbatasan Mahulu tetap masuk prioritas provinsi.
Meski besaran anggarannya belum dipastikan, usulan tersebut telah masuk dalam rencana kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Kami berharap pembangunan bisa dimulai pada 2027,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini masyarakat di wilayah hulu hanya mengandalkan jalur sungai yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.



