Senin, 3 Agu 26 19:56 WITA

Pemkab Mahulu Kebut Serapan APBD, OPD Diminta Percepat Proyek

Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk menerima dokumen rekomendasi DPRD terhadap Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya APBD Tahun Anggaran 2026 usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mahakam Ulu di Gedung DPRD Mahulu, Senin (3/8/2026).
by mhkr

MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bergerak cepat menindaklanjuti rekomendasi DPRD terkait rendahnya realisasi APBD Semester I 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mempercepat pelaksanaan program agar target serapan anggaran pada semester kedua dapat tercapai.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Mahulu Suhuk usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD tentang penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya APBD 2026, Senin (3/8/2026).

Suhuk mengatakan pemerintah daerah telah lebih dahulu menggelar rapat pimpinan bersama seluruh kepala OPD pada awal Juli lalu. Dalam rapat tersebut, perangkat daerah dengan realisasi anggaran rendah diminta segera mempercepat seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas rekomendasi DPRD. Beberapa poin yang menjadi perhatian akan segera kami tindak lanjuti, terutama percepatan pembangunan dan peningkatan penyerapan anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, keterlambatan proses perencanaan menjadi salah satu penyebab pekerjaan fisik ikut mengalami pergeseran jadwal.

“Karena proses perencanaannya sedikit terlambat, maka pelaksanaan fisik juga ikut bergeser. Namun kami sudah menginstruksikan seluruh OPD agar mempercepat pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Meski mengejar target serapan, Suhuk menegaskan kualitas pekerjaan tidak boleh dikorbankan. Ia meminta seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memperketat pengawasan agar pembangunan selesai tepat waktu dengan mutu yang baik.

“Kami tidak ingin percepatan justru mengurangi kualitas pekerjaan. Pengawasan harus diperkuat sehingga hasil pembangunan benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Ia juga mengakui penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi percepatan pelaksanaan sejumlah program.

“Kami berharap penyaluran TKD dapat segera berjalan optimal sehingga pelaksanaan pembangunan tidak mengalami hambatan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Agustus 5, 2026

Long Hubung Masih Jadi Sarang Peredaran Narkoba di Mahulu, Polisi Sebut Bandar Mulai Geser Jalur

#Daerah
Agustus 5, 2026

Bupati Mahulu: Pembangunan Tak Bisa Lagi Berbasis Perkiraan, Harus Didukung Satu Data

#Pemerintahan
Agustus 5, 2026

Angela Tegur OPD: Jangan Biarkan Operator Bekerja Sendiri Urus Data Pemerintah

#Pemerintahan
Agustus 4, 2026

Dana Transfer Belum Cair, Mahulu Khawatir Program Pembangunan Terganggu

#Pemerintahan /Economy