Rabu, 5 Agu 26 18:35 WITA

Angela Tegur OPD: Jangan Biarkan Operator Bekerja Sendiri Urus Data Pemerintah

Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta saat membuka kegiatan Peningkatan Kualitas Satu Data Indonesia dan Data Geospasial Kabupaten Mahakam Ulu di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Selasa (4/8/2026).
by mhkr

MAHAKARA.ID, SAMARINDA – Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan melontarkan kritik keras terhadap pola pengelolaan data di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menilai masih banyak pimpinan OPD yang menyerahkan seluruh urusan data kepada operator tanpa pendampingan maupun pengawasan.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kualitas Satu Data Indonesia dan Data Geospasial Kabupaten Mahulu di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (4/8/2026).

Menurut Angela, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kualitas data pemerintah, bahkan membuat pekerjaan terputus ketika terjadi mutasi pegawai.

“Saya minta kepala perangkat daerah dan kepala bidang benar-benar memahami pekerjaan operator. Jangan sampai operator bekerja sendiri tanpa arahan. Ketika terjadi mutasi, tidak ada serah terima yang jelas sehingga pekerjaan terputus. Ini tidak boleh terus terjadi,” tegasnya.

Angela menegaskan, pengelolaan data bukan hanya tanggung jawab operator. Kepala OPD dan para kepala bidang wajib memahami substansi data yang dihasilkan unit kerjanya karena data menjadi dasar seluruh kebijakan pemerintah.

Menurutnya, apabila pimpinan tidak memahami proses pengelolaan data, maka kualitas pelayanan publik dan pengambilan keputusan akan ikut terdampak.

Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah terlibat aktif dalam kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, bukan sekadar mengirim operator.

“Saya ingatkan kembali, kepala perangkat daerah harus mengikuti dan memahami kegiatan ini. Jangan hanya mengandalkan operator,” katanya.

Dalam arahannya, Bupati juga meminta setiap OPD segera menyusun rencana aksi pengelolaan data geospasial setelah kegiatan selesai. Ia tidak ingin agenda peningkatan kapasitas hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial tanpa implementasi nyata.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Mahulu menargetkan terciptanya tata kelola data yang lebih tertib, terintegrasi, dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait
Agustus 5, 2026

Long Hubung Masih Jadi Sarang Peredaran Narkoba di Mahulu, Polisi Sebut Bandar Mulai Geser Jalur

#Daerah
Agustus 5, 2026

Bupati Mahulu: Pembangunan Tak Bisa Lagi Berbasis Perkiraan, Harus Didukung Satu Data

#Pemerintahan
Agustus 4, 2026

Dana Transfer Belum Cair, Mahulu Khawatir Program Pembangunan Terganggu

#Pemerintahan /Economy
Agustus 4, 2026

Bupati Angela Minta Kebijakan Fiskal Berpihak pada Daerah Berkembang

#Ekonomi /Pemerintahan