MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan mengingatkan para petinggi kampung yang baru dilantik agar tidak menyalahgunakan dana desa. Menurutnya, amanah masyarakat harus dijaga dengan integritas, bukan dijadikan kesempatan melakukan penyimpangan maupun pungutan liar.
Pesan itu disampaikan Angela usai melantik dan mengambil sumpah jabatan 27 petinggi kampung periode 2026-2034 di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Selasa (21/7/2026). Mereka terdiri atas 24 petinggi hasil Pemilihan Petinggi Kampung Serentak 2026, satu petinggi pengganti antarwaktu (PAW), dan dua penjabat (Pj) petinggi.
“Saya tidak ingin amanah ini justru menjadi celah bagi para petinggi untuk menyalahgunakan dana desa. Jangan melakukan penyimpangan, jangan melakukan pungutan liar maupun gratifikasi,” tegas Angela.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan kampung, melainkan awal tanggung jawab besar untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.
Angela meminta seluruh petinggi menunjukkan kinerja yang berkualitas melalui inovasi dan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, terbuka, serta ramah kepada warga.
“Manfaatkan amanah ini dengan menunjukkan kinerja yang berkualitas melalui inovasi serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan setiap pemerintah kampung wajib segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJM Kampung) yang selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar program kampung mendukung arah pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu.
Selain mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel, petinggi juga diminta menggali potensi Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui pengembangan potensi ekonomi di masing-masing kampung.
Angela mengingatkan para petinggi membangun hubungan yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK). Menurutnya, BPK merupakan mitra strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung, bukan lawan politik.
“Jangan menganggap BPK sebagai pesaing. BPK adalah mitra kerja untuk membangun kampung,” katanya.
Tak hanya itu, peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) juga diminta diperkuat. Keberadaan Satlinmas dinilai penting dalam menjaga ketertiban, membantu penanganan bencana, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Di akhir sambutannya, Angela mengajak seluruh petinggi menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja sesuai aturan, mengedepankan kepentingan publik, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Jagalah amanah ini dengan bekerja sebaik-baiknya demi mewujudkan Mahakam Ulu yang maju, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Komisi I DPRD Mahulu Flesia Win, Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agustinus Teguh Santoso, kepala OPD, serta berbagai unsur masyarakat.



