Rabu, 22 Jul 26 10:35 WITA

Wabup Mahulu Andalkan Dana RT dan Dasawisma untuk Dongkrak UMKM di Ajang TTG Kaltim

Wakil Bupati Mahulu Suhuk saat menghadiri pembukaan Gelar TTG XII di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat, Selasa (21/7/2026).
by mhkr

MAHAKARA.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) memanfaatkan ajang Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk menegaskan komitmennya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu strategi yang diandalkan adalah penguatan pelaku usaha melalui program Dana RT dan Dana Dasawisma.

Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Mahulu Suhuk saat menghadiri pembukaan Gelar TTG XII di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat, Selasa (21/7/2026). Ia hadir mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan.

Kegiatan yang berlangsung pada 20–23 Juli 2026 itu dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti. Ajang tahunan tersebut diikuti sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur sebagai wadah menampilkan berbagai inovasi teknologi tepat guna sekaligus produk unggulan daerah.

Di sela kegiatan, Suhuk menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten Mahulu karena sektor tersebut dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat kampung.

“Dukungan kita kepada UMKM, khususnya di Mahakam Ulu, salah satunya melalui program Dana RT dan Dana Dasawisma. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, baik di bidang kuliner, kerajinan tangan, pembuatan pakaian adat, topi, maupun produk kreatif lainnya,” ujarnya.

Menurut Suhuk, Dana Dasawisma tidak hanya bertujuan memperkuat peran perempuan di lingkungan RT, tetapi juga mendorong lahirnya kelompok-kelompok usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemkab Mahulu menargetkan setiap RT memiliki sedikitnya satu kelompok Dasawisma yang aktif menjalankan kegiatan ekonomi. Bahkan, pemerintah membuka peluang terbentuknya lebih dari satu kelompok apabila potensi masyarakat memungkinkan.

“Dengan adanya kelompok Dasawisma di setiap RT, kita ingin ibu-ibu memiliki wadah untuk berkarya dan berusaha bersama. Jika dalam satu RT bisa terbentuk lebih dari satu kelompok, tentu akan lebih baik karena manfaatnya akan semakin luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain memamerkan inovasi teknologi sederhana yang mudah diterapkan di masyarakat, Gelar TTG XII juga menjadi ruang promosi berbagai produk unggulan daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap terbuka peluang kerja sama, investasi, hingga perluasan pasar bagi produk-produk lokal.

Bagi Mahulu, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi menjadi kesempatan menyerap inovasi yang dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

Pemkab Mahulu berharap sinergi antara pemanfaatan teknologi tepat guna dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat mampu meningkatkan produktivitas pelaku usaha, memperkuat ekonomi lokal, serta mempercepat terwujudnya visi Mahulu Melaju yang maju, merata, dan berkelanjutan.

Berita Terkait
Juli 22, 2026

Pemkab Mahulu Cari Pejabat Terbaik, Seleksi JPT Pratama Digelar Secara Terbuka dan Berbasis Merit

#Pemerintahan
Juli 21, 2026

Mahulu Susun Rencana Induk Pengelolaan Sampah, Sekda: Tak Boleh Sekadar Jadi Dokumen

#Pemerintahan /Daerah
Juli 21, 2026

Bupati Mahulu Buka Seleksi Beasiswa Pascasarjana, Tekankan Pengabdian dan Cetak SDM Unggul untuk Daerah

#Daerah
Juli 20, 2026

Serapan APBD Mahulu Semester I Belum Maksimal, Bupati Targetkan Tembus 99,99 Persen di Akhir Tahun

#Pemerintahan