Target Sertifikasi Lahan Rampung Akhir Agustus, Pembangunan Dimulai Oktober
MAHAKARA.ID, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) semakin dekat merealisasikan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) lahan yang menjadi syarat utama pembangunan sekolah berstandar nasional tersebut.
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menghadiri langsung penandatanganan NPHD yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang, Kamis (30/7). Agenda itu menjadi bagian dari percepatan pembangunan SNT di berbagai daerah di Indonesia.
Angela mengatakan penyediaan lahan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Mahakam Ulu.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh program Sekolah Nasional Terintegrasi ini. Penyediaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan akses pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi masyarakat,“ ujarnya.
Meski proses sertifikasi lahan masih berlangsung, Angela memastikan seluruh tahapan terus dipercepat agar tidak menghambat pembangunan.
Ia menargetkan sertifikat lahan dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026 sehingga proses pembangunan fisik SNT dapat dimulai sekitar Oktober mendatang.
“Walaupun sertifikat lahan belum selesai, kami berkomitmen mempercepat penyelesaiannya. Target kami akhir Agustus sudah rampung sehingga pembangunan bisa dimulai sekitar Oktober,“ katanya.
Menurut Angela, Pemerintah Kabupaten Mahulu juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempercepat proses sertifikasi lahan. Saat ini tahapan administrasi telah memasuki proses pengukuran sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Ia optimistis seluruh proses dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan dukungan seluruh perangkat daerah.
Keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Mahulu melalui penyediaan sarana belajar yang lebih modern, terpadu, dan berstandar nasional. Program tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan sekolah terintegrasi.
Bupati berharap pembangunan SNT nantinya menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia Mahakam Ulu yang unggul dan mampu bersaing, sekaligus memperluas kesempatan anak-anak di daerah memperoleh layanan pendidikan yang lebih berkualitas tanpa harus meninggalkan kampung halamannya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta para kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Bupati Mahulu didampingi Ketua TP3D Mahulu, Bagian Hukum Setkab Mahulu, dan Bappelitbangda Mahulu.


