MAHAKARA.ID, SAMARINDA – Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) Tahun 2026 memasuki fase paling menentukan. Setelah melalui serangkaian tahapan administrasi, penulisan makalah, dan asesmen kompetensi, para peserta kini diuji melalui presentasi makalah dan wawancara sebagai penilaian akhir untuk menentukan calon pejabat pimpinan tinggi yang dinilai paling layak memimpin organisasi perangkat daerah (OPD).
Tahapan yang digelar di Ruang Sungai Pinang, Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Minggu (26/7), menjadi momentum bagi setiap peserta untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan berpikir strategis, hingga integritas dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Mahulu, **Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M.**, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel). Dalam arahannya, ia mengapresiasi seluruh panitia yang telah mengawal proses seleksi sejak tahap awal sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan sesuai jadwal.
Stephanus juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang tetap berkomitmen mengikuti setiap tahapan seleksi hingga memasuki tahap akhir.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia Seleksi, khususnya Koordinator Sekretariat Panitia Seleksi, Ibu Kristina Tening, S.Si., yang telah mendampingi seluruh proses seleksi sejak awal. Terima kasih pula kepada seluruh peserta yang hadir lengkap dan tetap berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi,” ujarnya.
Menurutnya, proses seleksi yang telah dilalui peserta bukanlah tahapan yang sederhana. Mereka telah melewati seleksi administrasi, penyusunan makalah, asesmen kompetensi, hingga akhirnya mengikuti presentasi dan wawancara sebagai penilaian komprehensif.
Ia menegaskan, tahapan presentasi dan wawancara tidak hanya mengukur kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan, tetapi juga menjadi instrumen untuk melihat kualitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, kemampuan teknis, integritas, etika, serta visi strategis yang dimiliki masing-masing calon pejabat.
“Melalui tahapan ini, Tim Panitia Seleksi ingin memperoleh gambaran yang utuh mengenai kesiapan para peserta dalam mengemban amanah sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Yang dinilai bukan hanya kemampuan menyampaikan makalah, tetapi juga kapasitas kepemimpinan, integritas, kemampuan manajerial, kompetensi teknis, serta visi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu,” jelasnya.
Stephanus berharap seluruh peserta mampu menampilkan kompetensi terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama proses seleksi berlangsung. Menurutnya, seleksi terbuka ini diharapkan melahirkan pejabat pimpinan tinggi yang profesional, berintegritas, serta mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Tahapan presentasi dan wawancara merupakan bagian akhir dari rangkaian Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Mahulu Tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 009/ST-JPTP-MU/VII/2026 tentang Hasil Seleksi Administrasi dan Tahapan Selanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mahulu drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes., Inspektur Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur Dr. H. N. Irfan Pranata, S.E., M.M., serta tim penguji dari Universitas Mulawarman, yakni Dr. Mahendra Putra Kurnia, S.H., M.A., dan Dr. Rahmat Budi Swarto, S.E., S.H., M.Si., yang memberikan penilaian terhadap presentasi dan wawancara para peserta.



