Kamis, 6 Agu 26 12:42 WITA

Bandar Narkoba di Mahulu Pakai Google Maps dan Fingerprint, Polisi Sebut Modus Makin Canggih

Wakapolres Mahakam Ulu Kompol Djoko Purwanto didampingi Kasat Resnarkoba Polres Mahulu IPTU Sumananta dan jajaran menyampaikan hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika selama Operasi Antik Mahakam 2026 dalam konferensi pers di Mapolres Mahakam Ulu, Ujoh Bilang, Selasa (4/8/2026).
by mhkr

MAHAKARA.ID, UJOH BILANG – Peredaran narkoba di Mahakam Ulu kini tak lagi dilakukan secara konvensional. Para bandar mulai menggunakan teknologi digital, mulai dari berbagi titik koordinat melalui Google Maps hingga mengamankan markas dengan pintu berteknologi sidik jari.

Kasat dan jajaran Polres Mahulu menemukan perkembangan modus tersebut saat mengungkap jaringan narkoba dalam Operasi Antik Mahakam 2026.

Wakapolres Kompol Djoko Purwanto mengatakan para pelaku menerapkan sistem “jejak”, saat konferensi pers hasil Operasi Antik Mahakam 2026 di Mapolres Mahakam Ulu, Selasa (4/8/2026).

Barang haram tidak diserahkan secara langsung kepada pembeli.

Sebaliknya, narkotika diletakkan di lokasi tertentu, kemudian koordinatnya dikirim menggunakan Google Maps.

Dengan cara itu, penjual dan pembeli tidak pernah bertemu.

“Waktu kami melakukan penindakan di Mambes, pintu kamar pelaku bahkan sudah menggunakan sistem sidik jari (fingerprint),” ungkapnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat jaringan narkoba semakin sulit dilacak.

Karena itu aparat harus meningkatkan metode penyelidikan sekaligus memperkuat pengawasan di jalur sungai maupun darat.

Berita Terkait
Agustus 6, 2026

Reses DPRD Ungkap Beban Hidup Warga Hulu, Harga Beras Capai Rp800 Ribu per Karung

#Pemerintahan
Agustus 6, 2026

DPRD Mahulu Tempuh Jalur Jakarta Demi Jalan ke Wilayah Hulu

#Pemerintahan
Agustus 6, 2026

BBM di Long Apari Tembus Rp35 Ribu, Ketua DPRD Mahulu Minta Jalan Hulu Jadi Prioritas Nasional

#Daerah
Agustus 6, 2026

FKUB Kaltim Datangi Mahulu, Perkuat Dialog Lintas Agama di Daerah Perbatasan

#Pemerintahan